Distan Morotai Gelar Pencanangan Kawasan Hortikultura di Desa Sabatai Baru

0
505

MOROTAI,HR—Guna menjalankan program pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Pulau Morotai dalam Visi dan Misi serta program prioritas Bupati Pulau Morotai Benny Laos dan Wakilnya Hi. Asrun Padoma tahun 2017-2022, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai, menggelar pencanangan kawasan hortikultura di Koperasi Pertanian Nanahi Sabar Bangkit Desa Sabatai Baru Kecamatan Morotai Selatan, Kamis (27/6/2019).

 

 

Koperasi tersebut dibentuk oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Morotai di Desa Sabatai Baru sebagai wujud optimismenya menjalankan visi Morotai bangkit dengan cara melaksanakan tugas dalam misi ketiga dari program Bupati tersebut diantaranya, mengembangkan eknomi kerakyatan yang berorientasi pada peningkatan keunggulan daerah dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan produksi sektor pertanian perkebunan dan peternakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai, M. Rizal Ismail, SP, M.Si, saat menyampaikan sambutannya dalam acara pencanangan Buah Nanas di Desa Sabatai Baru, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel).

Menurutnya, dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut dinas yang dipimpinnya itu menempuh melalui dua strategi diantaranya, meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana produksi pra panen, pasca panen dan pengeolahan produk pertanian peternakan dan perkebunan. Peningkatan Aksesibilitas petani terhadap teknologi sumber-sumber pembiayaan serta informasi pasar dan akses pasar.

“Jadi untuk Dinas Pertanian dan Pangan Morotai diberi target oleh pak Bupati yaitu Pulau Morotau menjadi kabupaten swasembada beras, swasembada telur, serta swasembada hortikultura sayur dan buah-buhan pada tahun 2022,”katanya.

Untuk mencapai target lanjut dia, program tersebut dimulai pada tahun 2018 dengan sasaran pertama pada peningkatan produksi hasil pertanian melalui penyediaan dan penyaluran benih dan bibit unggulan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Peningkatan efisiensi dan nilai tambah hasil pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana produksi, mesin dan alat pertanian. Peningkatan fungsi dan peran kelembagaan pertanian yang berorientasi pada kegiatan industri dan usaha agribisnis melalui pembentukan koperasi pertanian, perkebunan dan peternakan.

Hal tersebut juga dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Morotai, karena daerah yang pernah menjadi kunci kemenangan Sekutu atas Jepang di Pasifik dikenal sebagai daerah yang masuk dalam wilayah prioritas strategis nasional, kawasan perbatasan antarnegara, daerah tertinggal, kawasan eknomi khusus, kawasan pedesaan prioritas nasional. Maka daerah ini memiliki ancaman dan peluang untuk berkembang dalam semua aspek pembangunan.

Karena itu, khusus terkait dengan target swasembada produk hortikultura buah-buahan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Morotai melaksanakan program dan kegiatan berdasarkan peraturan Bupati Nomor 23 tahun 2018 tentang pengembangan kawasan hortikultura buah-buahan sebagai produk unggulan daerah Pulau Morotai.

“Saya optimis melalui berbagai kebijakan, regulasi dan program di bidang pertanian, baik dari Pemda Provinsi Malut maupun Kabupaten Pulau Morotai, demi menuju masa depan yang lebih prospek. Karena di satu sisi kita memiliki lahan yang cukup besar dan potensi pasar yang cukup besar, sshingga hal ini harus benar-benar ditingkatkan,”tukasnya.

Sementara, Wakil Bupati Morotai, Hi. Asrun Padoma, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini memiliki nilai yang paling penting dan strategis dalam konteks percepatan pembamgunan ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, karena saat ini, strukstur perekonomian daerah masi didominasi oleh sektor Pertanian dan Perikanan, dengan rata-rata presentasi per tahun sebesar 47 persen.
Sebagai kontribusi terbesar dalam pendapatan domestik regional bruto, maka apabila sektro pertanian dan perikanan di daerah ini kita kembangkan, maka akan berdampak pada peningkatan nilai tambah secata ekonomi, sehingga akan menyeral tenaga kerja dan dapat mengurangi angka kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Strategi pembangunan ekonomi daerah pada priode ini, yang dipimpin oleh Benny Laos dan Asrun Padoma, Kami menempatkan sektor pertanian, perikanan dan parawisata menjadi Sektor unggulan dan diprioritaskan untuk dikembangkan,”katanya.

Untuk diketahui, yang hadir dalam acara pencanangan tersebut diantaranya, Wakil Bupati Pulau Morotai, Hi. Asrun Padoma, Kadis Pertanian Provinsi, Ir. Idham Umasangadji, Kadis Pertanian Morotai M. Rizal Ismail, Asisten II, Hi. Muhlis Bay, Asisten II, Rina Ishak, Staf Ahli, Pimpinan SKPD, Forkopimda, Camat Morsel, dan Kepala Desa Sabatai Baru. (lud)

Tinggalkan Balasan