Pondok Kopi Nyopee, Selera Kaum Milenial Kota Tobelo

0
114
Pemilik Pondok Kopi Nyopee, Linda Ali

TOBELO, HR– Pondok kopi Nyopee telah hadir di kota Tobelo, nama Nyopee dikenal sebagai waralaba minuman kopi dan susu yang mengusung konsep coffee to go. Nama Nyopee sendiri merupakan singkatan dari  Nyoklat dan Ngopi.
Lokasi pondok kopi ini di pinggir jalan berada di kawasan Pemerintahan kabupaten Halmahera Utara. Tempat ini di buka dari jam 12.00 wit sampai dengan jam 18.00 wit.
Jadi, jika Anda tengah berada di Kota Tobelo dan ingin ngopi sambil bersantai mampir saja ke Pondok Kopi Nyopee.
Karena ternyata disini juga menyediakan berbagai macam menu hidangan misalnya saja, seperti Kopi hitam, Kopi susu, Taro, Grentea, Cappucinno,  Coklat Siverquen, Coklat Oreo, Coklot Caramel, Coklat Beng-Beng dan Coklat Milo dengan cara penyajiannya hanya menggunakan gelas plastik putih saja yang diberi pipet, sementara harganya rata–rata adalah Rp 15.000, – per gelas.

Pemilik Pondok Kopi Nyopee, Linda Ali.

Pemilik Pondok Kopi Nyopee, Linda Ali mengatakan, pondok kopi sudah beroperasi sejak dua minggu lalu, dan pengunjungnya cukup banyak disetiap harinya mengalami peningkatan. “Baru kali ini kami membuka pondok kopi Nyopee di Tobelo. Berikut akan ada Caffe Tani yang dirancang pesanannya melalui digital, agar keliatan lebih milenial, sesuai selera para anak zaman sekarang,” jelas Linda Ali, Rabu (14/8/2019)
Ibunda dari Humaira dan Fahri ini, mempunyai konsep dan mimpi membuka usaha pondok kopi sejak lama dengan konsep pondok kopi kekinian.” Saya memilih ruang terbuka, agar lebih cantik dinikmati oleh pengunjung, baik pengunjung yang datang sendiri maupun bersama keluarga. Kalau di daerah lain kopi tersedia di mal-mal, ini kita rancang diruang terbuka,” tandasnya.
Linda dengan yang usia 38 tahun ini, mengaku meski belum sampai sebulan usahanya dibangun namun soal pendapatan sehari, bisa mencapai Rp 1 juta bahkan lebih, ” satu hari, kami buka sekitar 7 jam, pendapatan cukup lumayan,” ujarnya.
Sementara untuk stok kopi, tambahnya, langsung di pesan di perusahaan Nyopee di Kudus, Jawa Tengah.” Untuk bahan bakunya dipesan dari mitra kami di Jawa Tengah,” ungkapnya.
Karena itu, bila sudah berkunjung ke kota Tobelo ini rasanya belum lengkap jika belum mencoba minum kopi Nyopee. Itupun harus disertai dengan nongkrong seperti anak gaulnya dan dijamin akan menyenangkan.
Seperti dialami Ji, Ning dan Atun, pengunjung dari Balitbangda Pemprov Maluku Utara, mereka merasa puas dengan sajian kopi Nyopee yang disuguhkan sesuai pesanan “Rasanya lebih original sebanding dengan Caffe di tempat lain. Tinggal ditambahkan kursi meja lebih banyak, apalagi sangat diminati kaum milenial,” ungkap mereka. (man)

Tinggalkan Balasan