Usulan Pembiayaan Multiyears di Halbar Terancam Tak Diakomodir

0
23
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Halmahera Barat (Halbar) Riswan Hi. Kadam

JAILOLO,HR—–Usulan anggaran untuk pembiayaan 7 item pekerjaan proyek multiyears dalam APBD Perubahan mendatang terancam bakal dipending/tak diakomodir. Pasalnya, usulan pembiayaan tersebut dikhawatirkan bakal menambah devisit anggaran yang lebih besar di tahun 2020 nanti.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Halmahera Barat (Halbar) Riswan Hi. Kadam menjelaskan, RAPBD Perubahan yang sebelumnya dibahas oleh DPRD baru sebatas pengajuan dokumen KUA-PPAS yang beberapa waktu lalu ditanda tangani.

Olehnya itu, sebelum pengajuan dokumen APBDP,DPRD bakal berkordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa(LKPP) terkait rencana usulan anggaran untuk pembiayaam kegiatan multiyears nanti.

“Untuk konsultasi ke LKPP bukan hanya DPRD tetapi Pemda melalui Dinas PUPR kami minta dikonsultaskan lagi,dan penyampaianya juga harus secara tertulis,”ujarnya, kepada wartawan, Minggu (18/8/2019).

Riswan menegaskan, alasan dipendingnya ploting anggaran untuk pembiayaan multiyears, selain dikhawatirkan adanya devisit anggaran yang cukup besar, di tahun 2020 sendiri juga terdapat anggaran belanja dana hibah bagi penyelenggara maupun aparat Kepolisian, dengan alasan tersebut tentunya menjadi pertimbangan.

“Jadi bukan hanya soal devisit saja yang kita khawatirkan,progres pekerjaan beberapa item pekerjaan sesuai kondisi dilapangan juga banyak yang tidak sesuai tepat waktu,”tegasnya.

RAPBD Perubahan sendiri lanjut dia dal pembahasan dokumen KUA-PPAS yang telah diparipurnakan beerapa waktu yang lalu, ada pengurangan anggaran belanja. Hanya saja dia mengakui tidak mengetahui secara pasti berapa besar pengurangan belanja

“Untuk belanja memang ada pengurangan,tapi berpa persen yang dikurangi tentunya harus dilihat datanya dulu, jangan sampai kemudian salah sebut,”terangnya.(zam)

Tinggalkan Balasan