Sejumlah Pejabat di Halsel Bakal Dipecat

0
1755
Inspektur Inspektorat Provinsi Malut Ahmad Purbaja

LABUHA,HR—–Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara bakal dipecat karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi. “Pemecatan sejumlah oknum PNS Halsel berdasarkan surat edaran yang diterbitkan Kemendagri tentang pemecatan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2018,”kata Inspektur Inspektorat Provinsi Malut Ahmad Purbaja, kepada wartawan, Senin (15/4/2019).
Ahmad Purbaya mengaku, saat ini pihak Inspektorat Provinsi Maluku Utara, melakukan pendataan para pejabat mantan narapidana korupsi dengan pihak BKD dan DPKAD Halsel.
“Kami melakulan koordinasi sekaligus menkroscek ASN yang terlibat kasus korupsi yang putusannya telah berkekuatan hukum tetap,”ujarnya.
Lanjut dia, siapa saja pejabat yang terlibat kasus korupsi, sesuai arahan dari KPK, segera mengambil langkah pemecatan terhadap yang bersangkutan, ini berlaku untuk semua kabupaten kota.
Dia berharap, sanksi tegas berupa pemecatan akan memberikan efek jera terhadap para anggota ASN untuk tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum, baiik korupsi atau tidak pidana lainnya.

Diketahui, berdasarkan data yang dikatongi media ini, Kabupaten Halmahera Selatan mengoleksi sedikitnya 8 pejabat mantan narapidana kasus korupsi. Sebut saja RD alias Ridwan tersangka kasus koripsi proyek pembangunan jembatan Metro Sayoang atau biasa dikenal dengan proyek tujuh buah jembatan. IMS alias Idrus mantan Kepala Dinas Perhubungan Halsel tersangka kasus dugaan korupsi Kapal Saruma Jilid II, SBH alias Syamsul tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan 1000 unit katinting, RS alias Rusli tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan 1000 unit katinting, SS alias Samsi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan poros trans Fida Gane Timur, HT alias Hamid tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan poros trans Fida Gane Timur, HMS alias Halil tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan poros trans Fida Gane Timur. (echa)

Tinggalkan Balasan