Polres Halsel Segera Lidik Dugaan Korupsi 32 Kepala Desa

3
2252
Kapolres Halsel AKBP Agung Setyo Wahyudi

LABUHA,HR—-Polres Kabupaten Halmahera Selatan segera melakukan penyelidikan terkait penyalahgunaan anggaran dana desa (ADD) dan dana desa (DD) yang diduga dilakukan oleh 32 kepala desa (kades) di Halsel.

“Pekan depan penyidik Polres Halsel mulai melakukan pemdalaman dokumen 32 desa,”kata Kapolres Halsel AKBP Agung Setyo Wahyudi kepada wartawan di Hotel Buana Lipu Tomori akhir pekan kemarin.

Kapolres mengaku, kasus tersebut masih tahap pendalaman, karena pasca dokumen hasil audit 32 desa diserahkan Inspektorar ke Polres nyaris para tersangka sudah mulai nampak.

“Dokumen hasil audit sudah ada, selanjutnya akan dipelajari, berbagai pihak akan dimintai keterangan guna pelengkap data,”ujarnya.

Diketahui, Inspektorat Halsel merilis dari 249 desa 32 Desa ditemukan bermasalah yakni, Desa Akegula,‌ Desa Indari,‌ Desa Bisori,‌ Desa Palamea,‌ Desa Air Mangga Indah, Desa Lailui, Desa Nang, Desa Kasui, Desa Weri, Desa Bisui, Desa Kondang, Desa Akedabo, Desa Waya, Desa Bobo, Desa Kawasi, Desa Pasipalele, Desa Kukupang, Desa Arumamang, Desa Lata-Lata, Desa Jojame, Desa Nusababullah, Desa Yaba, Desa Babang, Desa Sayoang, Desa Goro-goro, Desa Sawadai, Desa Kubung, Desa Tawa, Desa Songa, Desa Amasing Kali, Desa Marabose dan Desa Amasing Kota Utara. (echa)

3 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan